Pertempuran antara kelompok Houthi yang didukung Iran dan pasukan Saudi di Yaman memperparah krisis di wilayah tersebut, dengan ratusan warga terpaksa melarikan diri ke Djibouti. Menurut laporan, setidaknya 100.000 orang telah meninggalkan Yaman sejak awal September karena Houthi menguasai Selat Bab el-Mandeb, yang merupakan jalur vital bagi perdagangan internasional.

Pertempuran ini memicu kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran di Selat Suez dan Selat Malakka. Pihak berwenang Saudi melaporkan bahwa peluru tumpul dari drone Houthi mengakibatkan kematian satu orang setelah pesawat tempur diintersepsi. Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa jet tempur Saudi yang dibuat Amerika Serikat diduga dihancurkan oleh Houthi.

Kebuntuan antara Iran dan Amerika Serikat terkait negosiasi nuklir juga memperburuk ketegangan di kawasan. China mengirim pesan pribadi ke Iran untuk mengendalikan Houthi, sementara Pakistan dan Iran membahas perkembangan regional. Konflik ini semakin memperburuk ketidakstabilan di Timur Tengah.