Dewa United mengakhiri laga melawan PSIM dengan kemenangan 2-1, menggeser Persija dari posisi teratas klasemen Super League. Kemenangan ini memperkuat posisi Dewa United di puncak, sementara Persija terjatuh ke peringkat kedua setelah kekalahan di laga terakhir. Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya pada 7 November 2026 menjadi momen kritis bagi Persija untuk kembali ke puncak.

Dony Tri Pamungkas, pemain muda Persija, tidak bisa tampil karena menerima kartu merah dalam pertandingan sebelumnya melawan Dewa United. Hal ini memaksa pelatih untuk mengubah formasi di sektor bek sayap kiri. Kehadiran Dony Tri menjadi faktor penting dalam kekuatan tim, terutama dalam pertandingan yang berpotensi menentukan posisi di klasemen.

Dewa United menunjukkan performa konsisten sepanjang musim, dengan tiga kemenangan beruntun. Kemenangan atas PSIM memperkuat dominasi mereka di liga, sementara Persija menghadapi tekanan untuk mempertahankan posisi teratas. Pertandingan melawan Persebaya menjadi ujian besar bagi Persija, dengan potensi untuk kembali ke puncak atau kehilangan posisi. Kondisi tim dan strategi pelatih akan menjadi penentu utama dalam pertandingan tersebut.