Presiden AS Donald Trump resmi melarang penggunaan istilah "AI" dalam dokumen pemerintahan dan menggantinya dengan istilah "Kecerdasan Super". Keputusan ini diumumkan dalam sebuah pernyataan resmi yang menyatakan bahwa istilah "AI" tidak lagi dapat digunakan dalam semua dokumen resmi negara.

Trump mengatakan bahwa istilah "AI" terlalu umum dan tidak tepat untuk menggambarkan teknologi yang digunakan oleh pemerintah. Ia menekankan bahwa istilah "Kecerdasan Super" lebih tepat karena menunjukkan kemampuan yang lebih tinggi dan lebih canggih. Keputusan ini berlaku untuk semua dokumen pemerintahan, termasuk laporan, surat, dan peraturan.

Keputusan ini menimbulkan kontroversi di kalangan para ahli teknologi dan politisi. Beberapa mengkritik langkah Trump karena dianggap tidak relevan dan bisa mengganggu komunikasi internasional. Namun, Trump menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan bahwa istilah yang digunakan dalam pemerintahan tetap akurat dan profesional.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Trump untuk mengubah cara pemerintahan AS menggunakan istilah-istilah teknologi. Sebelumnya, ia juga menekankan pentingnya penggunaan istilah yang lebih jelas dan lebih spesifik dalam semua kebijakan pemerintahan. Keputusan ini menunjukkan bahwa Trump ingin memastikan bahwa semua dokumen resmi tetap konsisten dan mudah dipahami oleh publik.