Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 128 terpaksa memutar balik dari Bandara Sultan Thaha Jambi ke Jakarta akibat kondisi cuaca yang buruk. Kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan (karhutla) menyebabkan jarak pandang hanya sekitar 700 meter, sehingga membuat pendaratan menjadi tidak aman. Kondisi ini memaksa pilot untuk mengambil keputusan untuk kembali ke bandara asal.
Kebakaran hutan yang terjadi di sekitar wilayah Jambi menyebabkan peningkatan tingkat kepadatan kabut asap yang mengganggu aktivitas penerbangan. Pihak maskapai Garuda sedang memantau situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin keamanan penumpang. Tidak ada laporan mengenai kecelakaan atau kerusakan pesawat.
Kondisi cuaca yang tidak stabil memengaruhi jadwal penerbangan beberapa maskapai lain di wilayah tersebut. Pemantauan terus dilakukan untuk menentukan kapan penerbangan dapat kembali normal. Pemerintah setempat juga sedang berupaya memadamkan api dan mengurangi dampak kabut asap terhadap lingkungan serta aktivitas masyarakat.





























