Pemilik SPPG Mimika Baru Pasar Sentral menyatakan kekecewaannya terhadap penghentian distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan pihak terkait. Program MBG, yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, dianggap sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Namun, penghentian suplai MBG menurut pemilik SPPG menyebabkan gangguan terhadap keberlanjutan program tersebut.
Pemilik SPPG menyatakan bahwa penghentian distribusi MBG memengaruhi kelancaran program yang telah dijalankan. Mereka menekankan bahwa keberlanjutan program sangat penting untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan pangan. Penghentian ini juga dianggap mengurangi dampak positif yang seharusnya dirasakan oleh masyarakat.
Program MBG sebelumnya dijalankan dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk SPPG Mimika Baru Pasar Sentral. Namun, penghentian distribusi terjadi tanpa pemberitahuan yang jelas, sehingga menyebabkan kebingungan dan kekecewaan. Pemilik SPPG berharap ada komunikasi yang lebih baik dan transparansi dalam pengelolaan program tersebut.
Penghentian distribusi MBG juga memicu pertanyaan tentang keberlanjutan program pangan gratis yang diusung oleh pemerintah. Pemilik SPPG menilai bahwa kebijakan ini perlu dikelola dengan lebih hati-hati agar tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.

























