Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan bahwa pola konflik di Tanah Papua mulai berubah. Menurut dia, konflik kini lebih berakar pada isu-isu sosial dan politik yang kompleks. Ia menyoroti bahwa pergeseran ini memerlukan pendekatan yang lebih dalam dan berkelanjutan.

Pigai menjelaskan bahwa pemerintah sedang berupaya untuk memahami akar masalah yang mendorong ketegangan di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya dialog antara pihak-pihak terkait untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi di lapangan. Menurut Pigai, upaya penyelesaian konflik harus didasarkan pada keadilan dan hak-hak masyarakat setempat.

Pihak berwenang menegaskan bahwa mereka terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang stabil dan harmonis di Papua.