Liverpool kalah 0-3 dari Manchester City di Anfield dalam pertandingan Premier League, memperparah krisis kemenangan mereka. Pertandingan berlangsung di Anfield, dengan Manchester City memperkuat dominasi mereka dengan tiga gol. Kekalahan ini menambah tekanan pada pelatih Andoni Iraola, yang belum pernah menang di Premier League sejak tiba di Liverpool.

Kekalahan ini terjadi setelah Liverpool gagal mempertahankan keunggulan mereka di kandang sendiri. Manchester City, yang dikenal memiliki kekuatan fisik dan strategi yang kuat, menguasai permainan sejak awal. Tiga gol yang dicetak oleh Manchester City menunjukkan dominasi mereka dalam pertandingan.

Bradley Barcola, pemain baru Liverpool dari Paris Saint-Germain, belum mampu memberikan kontribusi signifikan. Performanya dalam pertandingan melawan Manchester City menjadi sorotan, dengan kritik datang dari rekan setimnya Gary Neville. Barcola belum mencetak gol untuk Liverpool, meskipun telah bergabung dengan klub dengan biaya besar.

Kekalahan ini juga memperkuat kekhawatiran tentang ketidakstabilan Liverpool di Premier League. Meskipun Manchester City tetap tidak terkalahkan di musim ini, kemenangan mereka atas Liverpool menambah tekanan pada tim yang sedang mengalami kesulitan menciptakan peluang dan mempertahankan konsistensi.

Sebelum pertandingan, Liverpool diharapkan bisa memanfaatkan dukungan penonton di Anfield untuk mengubah keadaan. Namun, kekalahan ini menunjukkan bahwa tantangan untuk memperbaiki performa masih besar. Pertandingan ini juga menjadi pengingat bahwa Premier League semakin sulit untuk diatasi oleh tim-tim yang tidak memiliki kekuatan finansial dan strategi yang sama dengan Manchester City.