Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi jabatan utama di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Mutasi ini mencakup perubahan posisi beberapa jenderal tinggi, termasuk Kepala Bareskrim dan Kepala Baharkam.

Irjen Asep Safrudin ditunjuk sebagai Kepala Bareskrim menggantikan posisi sebelumnya. Sementara itu, Irjen Hery Herjawan menjadi Kepala Baharkam. Mutasi ini menunjukkan pergeseran struktur kekuasaan di Polri.

Selain itu, Kapolri juga melakukan rotasi jabatan di tingkat kepala daerah. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pipit Rismanto, digantikan oleh Hengki. Mutasi ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan konsistensi dalam pengelolaan tugas kepolisian.

Mutasi jabatan di Polri sering dilakukan untuk memastikan dinamika organisasi tetap seimbang dan efisien. Dengan adanya perubahan posisi, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan kinerja seluruh jajaran kepolisian.

Mutasi ini juga menunjukkan komitmen Kapolri dalam memperkuat sistem internal Polri. Perubahan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas dan kinerja para perwira.