Gempa bumi berkekuatan M4,8 mengguncang Kabupaten dan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (30/9/2026) sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak ada gempa susulan dan potensi tsunami. Gempa terjadi pada pukul 15.32 Wita, berpusat di laut sekitar 40 kilometer dari Kupang. BMKG mengungkapkan guncangan dirasakan oleh warga di sejumlah wilayah di NTT.

Gempa terjadi setelah sebelumnya wilayah NTT mengalami cuaca buruk dengan kabut asap yang mengganggu penerbangan. Penerbangan ke dan dari Bandara El Tari Kupang dialihkan ke Bandara Sentani Jayapura. Operasional bandara diperpanjang hingga pukul 22.00 WIT untuk mengakomodasi penumpang yang terdampak.

Kondisi cuaca buruk dan gempa berdampak pada aktivitas transportasi dan kehidupan sehari-hari warga. BMKG terus memantau situasi dan memberikan informasi terkini. Pemangku kepentingan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan resmi.

Gempa M4,8 di Kupang NTT terjadi dalam rangkaian aktivitas seismik wilayah tersebut. Sebelumnya, NTT juga sering mengalami gempa kecil akibat letusan vulkanik di Gunung Tambora. Meski intensitas gempa ini tidak terlalu besar, BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.