Pelabuhan Kokonao di Kabupaten Mimika, Papua, menjadi titik perhatian setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang gelombang tinggi yang diprediksi terjadi pada akhir pekan. Peringatan ini dikeluarkan sebagai upaya untuk memastikan keselamatan nelayan dan pengguna laut di wilayah tersebut. BMKG menyatakan bahwa gelombang tinggi dapat mencapai ketinggian hingga 2,5 meter, dengan potensi meningkat pada hari Sabtu dan Minggu.

Peringatan ini berdasarkan data cuaca yang menunjukkan kenaikan tekanan udara dan perubahan arah angin di perairan Mimika. BMKG mengimbau nelayan untuk menghindari aktivitas laut pada hari-hari tersebut, terutama di sekitar pelabuhan Kokonao dan area sekitarnya. Selain itu, pihak berwenang juga mendorong masyarakat untuk memantau informasi cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG.

Perairan Mimika, yang terletak di wilayah timur Indonesia, sering kali menjadi lokasi aktivitas nelayan dan transportasi laut. Gelombang tinggi di wilayah ini bukanlah hal yang langka, namun intensitasnya bisa berubah tiba-tiba. Sebelumnya, BMKG pernah mengeluarkan peringatan serupa pada bulan Mei 2025, yang menyebabkan penundaan aktivitas nelayan selama beberapa hari. Kali ini, peringatan dini diberikan lebih awal untuk memberi waktu bagi masyarakat untuk beradaptasi.