PT Fore Kopi Indonesia Tbk mengumumkan insiden keamanan siber yang memengaruhi data sekitar 5,7 juta akun pelanggan aplikasinya. Perusahaan menyatakan telah memutus akses yang tidak sah dan memperkuat sistem keamanan. Insiden terjadi pada akhir bulan Mei 2024.

Kebocoran data terjadi setelah pihak perusahaan menemukan indikasi akses ilegal ke sistemnya. Tim keamanan siber langsung melakukan investigasi dan menemukan adanya kebocoran. Perusahaan mengaku telah menghentikan akses yang tidak sah dan memperbaiki kerentanan sistem.

Sebelumnya, Fore Coffee merupakan salah satu platform kopi online terbesar di Indonesia. Aplikasi ini menyediakan layanan pembelian kopi secara online dengan sistem pemesanan dan pembayaran digital. Kebocoran data ini menimbulkan kekhawatiran bagi pengguna aplikasi.

Insiden ini menunjukkan pentingnya keamanan data dalam bisnis digital. Perusahaan berkomitmen untuk melindungi informasi pelanggan dan memastikan kepercayaan pengguna tetap terjaga. Perusahaan juga sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti insiden tersebut.