Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mengalami 28 kebakaran lahan dalam beberapa minggu terakhir akibat kemarau panjang. Kondisi lahan yang semakin kering membuat titik api mudah menyebar, menimbulkan kekhawatiran akan kebakaran yang lebih besar. Pemadam kebakaran setempat menyatakan bahwa mereka kesulitan mengendalikan api karena kurangnya sumber daya dan alat pemadam.
Kebakaran terjadi di berbagai titik di wilayah hutan dan lahan pertanian. Petugas menyebutkan bahwa angin kencang memperparah penyebaran api, sehingga area terbakar terus membesar. Masyarakat sekitar mengeluhkan ketidakmampuan pemerintah dalam mempercepat penambahan pos pemadam kebakaran.
Beberapa warga mengungkapkan bahwa mereka telah mengirimkan laporan ke pihak berwenang, tetapi belum ada tindakan nyata. Kondisi ini memperkuat kebutuhan akan peningkatan kesiapan dan respons darurat di daerah rawan kebakaran.
Pemerintah setempat sedang mempertimbangkan langkah-langkah pencegahan lebih lanjut, termasuk penambahan alat pemadam dan pelatihan masyarakat. Namun, hingga saat ini, upaya tersebut belum terlihat secara nyata.


























